Apa itu Analisa Fundamental?
Analisis fundamental mencoba untuk menentukan Present Value (nilai sekarang) dari sebuah saham berdasarkan arus kas masa depan yang diharapkan.
Present Value
Present value adalah agregat dari semua arus kas masa depan didiskontokan ke nilai saat ini. Arus kas didiskontokan dengan mengkonversi nilai masa depan tersebut ke nilai saat ini dengan menggunakan discount rate.
Ketidakpastian
Kesalahan yang paling umum adalah untuk mempersiapkan penilaian tanpa menyadari adanya ketidakpastian disekitarnya serta banyak asumsi yang dipakai sebagai dasar seperti:
- Struktur keuangan saat ini dapat saja membaik atau sebaliknya memburuk yang disebabkan oleh;
Lingkungan operasi dapat secara radikal mengubah:
undang-undang baru atau tarif baru atau pajak;
pesaing memperkenalkan produk baru;
teknologi baru atau produk pengganti;
saluran distribusi baru;
bahan baku surplus atau kekurangan;
perubahan pasar tenaga kerja;
perubahan selera konsumen;
biaya pembiayaan naik atau turun; atau
perang, wabah penyakit dan bencana alam dapat mempengaruhi kemampuan atau kinerja usaha.
- Usaha-usaha baru mungkin saja berhasil atau gagal secara spektakuler;
- Litigasi yaitu risiko terus-menerus - dari class action, hak cipta atau pelanggaran paten, dan pelanggaran antitrust, dan
- Manajemen mungkin berhasil atau sebaliknya diluar dugaan malah gagal .
- Dalam banyak kasus, analis estimasi terbaik sebuah prospek masa depan perusahaan tidak lebih dari seperti mencari kucing dalam karung.
Analisis Fundamental vs Analisa Teknikal
Ada perdebatan yang telah berlangsung lama antara analis fundamental dan teknikal, masing-masing beranggapan bahwa metode mereka lebih baik. Namun apa yang mereka lupakan sebenarnya dalah mereka berbicara tentang rentang waktu yang berbeda. Dalam jangka pendek dan jangka menengah fluktuasi harga cenderung didorong oleh sentimen pasar ketimbang perubahan-perubahan dalam nilai intrinsik saham, sedangkan dalam jangka panjang harga cenderung menyatu dengan nilai intrinsik - atau setidaknya pandangan konsensus di antara nilai intrinsik pelaku pasar utama.
Analisa teknikal adalah ideal untuk jangka pendek atau investasi dalam jangka menengah, sementara analisa fundamental, atau kombinasi teknis dan analisis fundamental (yang disebut investasi aktif), lebih cocok untuk jangka panjang.
Untuk lebih mendalam mengetahui Analisa Fundamental silahkan mengikuti Kursus Dasar Analisa Fundamental yang daiadakan oleh JClub